• SMP NEGERI 1 BANGUNTAPAN
  • Sekolah Berstandar Nasional

Fokus dan Konsisten Langkah Awal Menuju SMP 1 Banguntapan Menjadi Yang Terdepan

Sahabat pembaca insan pendidikan di SMP 1 Banguntapan, seperti kita ketahui bersama banyak sekolah berlomba-lomba untuk menjadi nomor satu, menjadi yang terdepan dalam hal inovasi dan prestasi. Tidak juga ketinggalan SMP Negeri 1 Banguntapan. Selama ini SMP Negeri 1 Banguntapan telah menorehkan banyak prestasi baik dalam bidang akademik ataupun olahraga maupun seni budaya. Berbagai inovasi pembelajaranpun telah banyak ditorehkan oleh bapak ibu guru di SMP 1 Banguntapan.

Namun apakah kita akan berpuas diri dengan apa yang sudah kita capai. Tidak. Ya, jawabannya tidak. Kita akan terus berupaya agar kita selalu menjadi yang terdepan dengan inovasi dan prestasi. Namun untuk mencapai hal tersebut bukanlah suatu hal yang mudah namun juga bukan sesuatu yang tidak mungkin untuk dicapai. Tentunya harapan kita semuanya agar SMP Negeri 1 Banguntapan dapat menorehkan prestasi baik di tingkat Kabupaten,. Propinsi, syukur-syukur bisa berbicara di tingkat nasional dan internasional.

Lalu apa yang harus kita lakukan agar semua itu dapat tercapai, tentunya kita harus merumuskan secara detail dan terperinci apa yang ingin kita capai, setelah itu kita rumuskan strategi untuk mencapai tujuan, bangun team work yang kuat sebagai motor penggerak, rangkul semua stakeholder sekolah untuk bersama-sama bahu-membahu mencapai tujuan. Dan yang paling penting focus dan konsisten terus bergerak dan berusaha untuk mencapai tujuan. Jangan sampai semangat kendor bahkan macet di tengah jalan.

Dalam kapasitas saya sebagai guru di SMP 1 Banguntapan, saya mempunyai beberapa gagasan demi kemajuan dan kejayaan SMP Kita tercinta ini. Saya akan elaborasi ide dan pendapat saya biar mudah dipahami oleh semuanya.

 

  1. Mengembangkan E-Learning Sekolah Dengan CMS Moodle

Saat ini, apalagi di masa pandemic, pembelajaran jarak jauh  (PJJ) atau ada yang mengistilahkan dengan Belajar dari Rumah (BDR) menjadi salahsatu pilihan untuk tetap terlaksananya proses pembelajaran. Saat ini, menurut pengamatan saya, proses pembelajaran jarak jauh banyak mengandalkan WA dan Google Classroom untuk terlaksananya pembelajaran.

Tentunya hal ini merupakan sesuatu hal yang positif, namun saya berpendapat, sekolah juga harus mempunyai system E-Learning sendiri yang kuat dan stabil, yang mandiri dan tidak tergantung penyedia platform/ aplikasi online yang kadang-kadang bisa mengalami down setiap saat karena banyaknya pengguna ataupun sedang dalam proses maintenance.

Beberapa keunggulan CMS Moodle diantaranya cocok diterapkan untuk kelas online, keamanan lebih terjamin dalam melindungi data pribadi pengguna, tersedia dalam beragam Bahasa termasuk Bahasa Indonesia, bersifat Open Source , memiliki manajemen pengguna, menyediakan modul chat bot, modul jurnal, modul kuis, modul survey, workshop, polling serta masih banyak lagi modul lainnya. Moodle juga tidak memerlukan perangkay yang high end, bias diakses dengan perangkat sederhana, kompatibel, ringan dan efesien.

Namun untuk mengimplementasikan software Moodle ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan sekolah diantaranya dari sisi SDM melakukan pelatihan penggunaan CMS Moodle, dari sisi siswa dan orangtua melakukan  sosialisasi dan pembuatan akun, dari sisi webhosting meningkatkan kapasitas bandwith dan menggunakan system Cloud dimana aksesnya lebih cepat dibanding webhosting biasa .

 

  1. Setiap guru mempunyai blog/domain dan email organisasi

Untuk memudahkan siswa dalam mengorganisasikan proses pembelajarannya, dimana ada beragam materi dan ada beragam tugas dari guru mata pelajaran, maka sebaiknya setiap guru membuat blog atau domain sebagai pelengkap proses pembelajaran yang telah dibuat dengan platform pendidikan misalnya di Google Classroom, WA ataupun Moodle dan lain-lain. Dengan adanya blog/domain guru, siswa akan dengan mudah melihat urutan materi dan tugas, dan dapat mengetahui materi apa yang terlewatkan untuk segera dapat dikerjakan.

Meskipun hampir semua guru sudah mempunyai email pribadi, namun guru harus mempunyai email organisasi dengan tujuan untuk melakukan komunikasi dan berkirim surat untuk tujuan kedinasan yang kadang memerlukan campur tangan operator sekolah untuk kelancarannya.

Jika menggunakan email pribadi ada kelemahan di sisi pengguna misalnya lupa password bahkan lupa alamat email yang itu semua bisa ditangani jika menggunakan email organisasi.

 

  1. Menyimpan file penting sekolah di cloud

Alangkah baiknya jika seluruh data sekolah yang penting terutama yang berkaitan dengan administrasi yang rutin digunakan tiap tahun diupload di file cloud yang bias diakses oleh pegawai tata usaha, guru, dan kepala sekolah yang berkepentingan.

 

  1. Buat Even-even Lomba Untuk Menggairahkan Iklim Kompetisi Sesering Mungkin

Untuk menggairahkan iklim kompetisi di sekolah ada baiknya sekolah sering menyelenggarakan even-even lomba untuk menggairahkan iklim kompetensi disekolah tentunya dengan tetap memperhatikan protokol COVID-19. Ada banyak sekali lomba yang bisa diadakan disekolah misalnya lomba membuat karya tulis, karya seni, membuat blog, membuat Vlog, kreasi masakan nusantara dll. Demi kelancaran acara serta melatih kerjasama dan tanggung jawab, libatkan pengurus OSIS dalam penyelenggaraanya.

 

  1. Buat Pameran Sekolah Sesering mungkin dan buat bernilai ekonomi

Untuk mengairahkan semangat berkarya untuk seluruh warga sekolah terutama guru, siswa, dan komite sekolah ada baiknya sekolah sering menyelenggarakan kegiatan pameran sekolah diantaranya menampilkan hasil kreasi kerajinan siswa, guru dan komite, hasil kreasi masak siswa, guru dan komite sekolah, ataupun pentas seni guru, siswa dan komite sekolah. Dalam hal ini komite sekolah yang mengorganisasi seluruh orangtua siswa dan wali yang ingin bertpartisipasi.

 

  1. Menampilkan koleksi perpustakaan lewat CMS Senayan secara realtime

Dalam rangka mendukung gerakan literasi sekolah ada baiknya koleksi perpustakaan sekolah ataupun koleksi pojok baca dapat ditampilkan secara real time sehingga memudahkan siswa dan guru jika ingin mencari materi di perpustakaan sekolah.

 

Demikian sedikit sumbangan pikiran dari saya, mohon maaf jika banyak salahkata, semoga SMP 1 Banguntapan semakin jaya.

 

Penulis : Dwi Hartana - Guru IPA SMP 1 Banguntapan

Blog saya :

Info ASN

Info CPNS

Info PPPK

Info Honorer

Info GTT PTT

Info Bidan PTT

Cerpen Viral

Cerita Silat 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Menjadi Guru Memesona pada Abad 21 melalui Model Pembelajaran Inovatif Berbasis TPACK

Memasuki awal tahun 2020, dunia sedang dilanda pandemi Covid-19. Pandemi ini perlahan namun pasti mengubah segala aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Segala kegiatan belajar-mengajar

09/10/2020 14:55 - Oleh Administrator - Dilihat 18 kali